Puisi Buddhis

Ekspresi Seorang Puthujjana

07 November 2017

Domba yang Berubah

›
Ku putuskan untuk melangkah pergi Tanpa sesal meninggalkan dirimu Tahukah kau, aku bukan dombamu lagi Hilang sudah percayaku akan semua ...
18 Agustus 2017

Aku Ingin Merdeka

›
Aku ingin merdeka... Aku ingin merdeka dari kesakitanku Yang menganggu tugas dan berkaryaku
08 November 2016

Kehausan

›
Kehausan dalam diri bagai badai sanubari menjeratkan diri yang lemah dengan hasrat gelisah
20 Maret 2016

Untuk Merasakan Dhamma-Mu

›
Saat rintik hujan membasahi wajahku terbayang senyum kedamaian-Mu seakan kau memanggil-panggil diriku untuk merasakan Dhamma-Mu
15 Mei 2015

Sebuah Eulogi untuk Buddha

›
Cahaya harapan muncul di Asia, di Lumbini saat purnama di bulan Vesakha, Yang lahir dalam wujud pangeran manusia, Yang kelak menuntun ma...
29 Mei 2014

Jatuh Cinta kepada Dhamma

›
Saat dulu aku lebih muda ku temukan sebuah ajaran mulia tentang kasih untuk semesta dan benar aku menyukainya
24 April 2014

Puthujjana

›
Hidup dalam sila, melihat dengan metta, mendengar dengan karuna, berucap dalam sacca, bersikap dalam upekkha, di dunia yang serba fan...
‹
›
Beranda
Lihat versi web
Diberdayakan oleh Blogger.