Puisi Buddhis
Ekspresi Seorang Puthujjana
08 November 2016
Kehausan
›
Kehausan dalam diri bagai badai sanubari menjeratkan diri yang lemah dengan hasrat gelisah
20 Maret 2016
Untuk Merasakan Dhamma-Mu
›
Saat rintik hujan membasahi wajahku terbayang senyum kedamaian-Mu seakan kau memanggil-panggil diriku untuk merasakan Dhamma-Mu
15 Mei 2015
Sebuah Eulogi untuk Buddha
›
Cahaya harapan muncul di Asia, di Lumbini saat purnama di bulan Vesakha, Yang lahir dalam wujud pangeran manusia, Yang kelak menuntun ma...
29 Mei 2014
Jatuh Cinta kepada Dhamma
›
Saat dulu aku lebih muda ku temukan sebuah ajaran mulia tentang kasih untuk semesta dan benar aku menyukainya
24 April 2014
Puthujjana
›
Hidup dalam sila, melihat dengan metta, mendengar dengan karuna, berucap dalam sacca, bersikap dalam upekkha, di dunia yang serba fan...
08 Januari 2014
Kota Tanpa Angin
›
Bawalah aku ke kota tanpa angin di seberang waktu Di mana tiada api dan bara membakar kulitku Bawalah aku ke kota tanpa angin di seberang...
05 April 2013
Aku Seorang Manussa
›
Aku seorang manussa yang berselimut dosa, lobha dan moha yang terbakar dalam kebencian yang tenggelam dalam keserakahan yang tersesat d...
‹
›
Beranda
Lihat versi web