Ku bukan seorang pujangga,
yang pandai merangkai kata-kata,
dalam mengungkapkan yang kurasa,
di dalam hening tanpa bicara.
hal sederhana untukmu, Mama,
sebagai ungkapan yang kurasa,
sekuntum bunga untuk, Mama.
Ku bukan seorang pujangga,
yang pandai merangkai kata-kata,
dalam menyayangi yang kucinta,
di dalam lakuku yang berbeda.
Hanya ini yang bisa kuberikan,
Hal sederhana untukmu, Mama,
sebagai ungkapan yang kurasa,
Sekuntum bunga untuk, Mama.
Hanya ini yang dapat kuberi,
setangkai bunga harum berseri,
dan harapan di dalam puja,
kau dalam lindungan Tiratana.
(©atimus241025)